|

Bagi
Unsie Jo
yang biasa dipanggil dengan sebutan Unsie ini berpendapat
marketing plan dibisnis Identic ini sangat bagus dan tidak
begitu sulit untuk menjalankan bisnis ini karena didukung oleh
produk yang cukup mudah untuk dipasarkan.
Wanita muda kelahiran Pontianak, 27 tahun silam ini ingin
sekali mewujudkan impian UNTUK menyalurkan hobby travelingnya
dengan penghasilan yang diperoleh dari bisnis iDENTIC.
Pertama kali mengenal MLM ini ketika saya coba-coba membuka
situs identic. Saya sangat tertarik dengan system marketing
plan-nya dan produk parfum yang banyak diminati, begitu
pengakuan anak pertama dari empat bersaudara ini. Saya mulai
mempelajari marketing plan-nya dan ternyata dalam waktu 3
bulan saya sudah bisa mencapai posisi SSM. Dengan kegigihan
dan kesabaran saya coba merekrut temen-temen saya untuk
bergabung menjadi member dan ternyata dengan melakukan
presentasi secara rutin baik one on one maupun home sharing
rutin saya tidak kesulitan untuk mengembangkan jaringan.
Downline buat saya bukan hanya sekedar mitra bisnis, tetapi
juga temen –temen yang bisa sebagai tempat kita sharing, dan
diskusi dengan berbagai hal. saya selalu merasa mereka adalah
bagian dari diri saya..dan saya selalu mengadakan pendekatan
secara pribadi dan bersahabat..karena bagi saya seseorang yang
sudah menjadi temen akan bisa kita ajak kerjasama..begitu
penuturan wanita muda yang pernah bekerja di PT. Mulia
Industry dan PT.Acer Indonesia ini.
Sebelum mengakhiri pembicaraan dengan salah satu leader kita
yang sudah menyelesakan study di BA of Management & Marketing
ini, sempat berbagi tips, “ untuk bisa sukses di bisnis ini,
kita sebagai upline harus selalu membantu downline untuk
mencapai posisi yang mereka inginkan dan dan bersama-sama
mencapai impian mereka...”
Leader kita yang memiliki motto hidup "Trust and commit to the
things you do in life", tidak lupa menyampaikan ucapan "terima
kasih kepada seluruh downline yang telah bekerja keras dengan
saya dan mau sharing dengan saya apa yang menjadi impiannya.."
dan meyampaikan pesan “selalu membantu downline dan menjadikan
mereka temen buat kita". Sampai ketemu dipuncak sukses
berikutnya!!! Go…ESD !!!!

Saya seorang Ibu
rumah tangga, nama saya NANNYANA SAPUTERA, biasa
dipanggil Anie, sudah bermitra dengan Identic sejak 10 tahun
yang lalu, yaitu awal tahun 1993, alasan saya bermitra waktu
itu adalah karena suka parfumenya yang harganya murah tapi
wanginya segar dan tahan lama. Boleh dibilang tidak beda
dengan aroma terkenal.
Waktu saya bermitra dengan Identic 10 tahun yang lalu
anak-anak saya masih kecil-kecil. Yang pertama perempuan umur
7 tahun dan yang kedua laki-laki berumur 4 tahun, tapi
sekarang anak-anak saya sudah besar-besar, badannya
tinggi-tinggi lebih tinggi dari saya, yang pertama sudah di
AKADEMI PARIWISATA kelas 3 semester 5 dan yang kecil baru SMU
kelas I.
Waktu mulai bermitra dengan Identic, saya kebanyakan menjual
sendiri, ternyata menjual produk Identic tidak susah. Sehingga
terjual lumayan banyak sampai dengan sekarang, sudah 10 tahun
masih ada saja konsumen yang membeli parfume identic kerumah
saya.
Sejak tahun 1996 sistem perusahaan berubah menjadi MLM, sejak
itu saya menjalankan system MLMnya. Dalam waktu 2 tahun, saya
bisa mencapai posisi ESD, 2 tahun sebenarnya cukup lama,
karena saya bekerja santai sambil mengurus anak. Enaknya
bekerja di Identic ini adalah kita bebas mengatur jam kerja,
bisa kerja dari rumah sambil mengurus keluarga, hasilnya
lumayan, sejak saya jadi ESD 5 tahun yang lalu, penghasilan
saya setiap bulannya turun naik, tapi selama 5 tahun terakhir
ini tidak pernah kurang dari Rp. 5.000.000,- perbulan. Buat
Ibu rumah tangga seperti saya penghasilan seperti ini cukup
lumayan hingga bisa menabung misalnya : buat beli mobil
sendiri walaupun sebenarnya suami sanggup. Saya tidak mau
selalu bergantung pada suami.
Saya menyenangi pekerjaan ini, karena setiap saat banyak
berkenalan dengan teman-teman baru. Dulu teman saya tidak
banyak tetapi sekarang saya punya hampir di seluruh Indonesia,
mulai dari Medan, Padang, Batam sampai dengan Irian Jaya,
boleh dibilang dari Sabang sampai dengan Merauke dengan total
jaringan kurang lebih 36.000 mitra.
Saya pikir-pikir untung juga saya ikut bermitra dengan Identic,
seandainya saya kerja dengan orang lain, dengan pendidikan
yang bukan sarjana tentu gajinya kecil, kerjanya pun dari pagi
sampai malam, belum lagi dimarahi boss, pekerjaannya monoton.
Kalau di bisnis ini, tidak ada yang bisa memarahi kita, kita
punya kebebasan waktu, mau bekerja siang sampai malam/santai,
tidak ada yang menyuruh.
Dalam menjalankan setiap usaha, pasti semua orang punya
motivasi, yang memotivasi diri saya adalah suatu kejadian yang
menimpa salah satu kawan lama saya, secara tiba-tiba ditinggal
suaminya karena sakit. Tadinya kehidupannya cukup tejamin,
tetapi kawan saya ini 100% secara ekonominya tergantung pada
suaminya. Ketika suaminya tidak ada, maka kehidupannya yang
dibebani oleh 3 anak, menjadi amat sulit, sedang dia sendiri
tidak punya persiapan apa-apa untuk mengatasi keadaan
ini.Kejadian ini sangat tidak kita harapkan tapi saya pikir
bisa menimpa siapa saja, alangkah baiknya sedia payung sebelum
hujan.
Satu hal yang menarik dalam bisnis MLM identic ini adalah
kalau ingin berhasil kita harus membuat orang lain sukses dulu,
baru kita bisa berhasil di bisnis MLM ini. Bisnis saling
membantu , upline membantu downline, downline membantu upline.
Bapak dan Ibu sekalian cukup sekian dulu sedikit pengalaman
saya di Identic. Saya ucapkan selamat bermitra, sukses untuk
kita semua.
|